KLUNGKUNG, InsertBali – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan yakni FGD Tata Kelola Sampah Rumah Tangga Berbasis Tri Hita Karana Kelurahan Semarapura Tengah. Acara berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (4/8).
FGD ini mengusung dua agenda utama. Agenda yakni memotret tata kelola sampah yang telah berjalan di Kabupaten Klungkung. Agenda sekaligus merumuskan strategi mewujudkan pengelolaan sampah rumah tangga yang berlandaskan kearifan lokal Tri Hita Karana.
Dalam sambutannya, Wabup Tjok Surya menyampaikan apresiasi. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Universitas Udayana. Pihak kampus telah memilih Kelurahan Semarapura Tengah sebagai objek penelitian. Ia menekankan bahwa hasil riset akademis tidak boleh berhenti hanya sebatas teori.
“Kami berharap hasil penelitian dari Universitas Udayana ini tidak berhenti di atas kertas sebagai teori belaka. Hasil diharapkan menjadi bahan kajian komprehensif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan demi kebaikan masyarakat,” ujarnya.
Pentingnya Partisipasi Masyarakat Dan Kolaborasi Dinas Dengan Adat
Lebih lanjut, Tjok Surya menegaskan bahwa penanganan masalah sampah tidak bisa semata-mata mengandalkan penyediaan alat penunjang atau teknologi pengolahan sampah. Menurutnya, partisipasi masyarakat yang dimulai dari lingkungan rumah tangga merupakan kunci utama keberhasilan program tersebut.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara struktur pemerintahan desa dan lembaga adat dalam mengedukasi warga.
“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan mesin atau alat semata, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat sejak dari rumah tangga. Peran lembaga adat sangat besar dan berpengaruh di Bali, sehingga sinergi antara dinas dan adat menjadi syarat mutlak keberhasilan tata kelola lingkungan ini,” tegasnya.
Melalui diskusi ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap dapat melahirkan solusi konkret dan terintegrasi. Solusi untuk menyelesaikan permasalahan sampah, khususnya di wilayah Kelurahan Semarapura Tengah dan Kabupaten Klungkung pada umumnya.
Kegiatan FGD ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung Ida Bagus Gede Eka Putra. Hadir perwakilan akademisi Universitas Udayana I Komang Gde Sukarsa. Hadir pula Lurah Semarapura Tengah, Bendesa Adat, serta jajaran perwakilan instansi terkait lainnya.



















