Gubernur Koster Dukung Gede Rico Wakili Bali di Kejuaraan Bartending Internasional Finlandia 2026, Promosikan Arak Bali ke Dunia

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh kepada bartender muda asal Bali, Gede Rico Hardiana Widnyana, yang akan mewakili Provinsi Bali pada Kejuaraan Bartending Internasional di Finlandia pada September 2026. Ajang tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di tingkat dunia, tetapi juga menjadi panggung memperkenalkan Arak Bali sebagai minuman tradisional khas Pulau Dewata kepada masyarakat internasional.

Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi Gede Rico. Di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali pada Jumat (Sukra Umanis, Langkir), 3 Juli 2026. Dalam pertemuan itu, Gede Rico melaporkan persiapannya mengikuti kompetisi. Sekaligus menyampaikan komitmennya mengangkat Arak Bali melalui seni meracik minuman atau mixology di panggung dunia.

Bagi Pemerintah Provinsi Bali, keikutsertaan Gede Rico dinilai sejalan dengan upaya memperkuat promosi produk lokal berbasis budaya. Sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia Bali di tingkat internasional.

Bawa Misi Promosi Arak Bali ke Kancah Global

Keikutsertaan Gede Rico pada kejuaraan internasional di Finlandia tidak hanya membawa nama Bali sebagai daerah asalnya. Tetapi juga mengemban misi memperkenalkan Arak Bali kepada dunia.

Arak Bali merupakan salah satu produk tradisional yang dalam beberapa tahun terakhir terus didorong Pemerintah Provinsi Bali. Agar memiliki nilai tambah melalui inovasi, peningkatan kualitas, dan pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal.

Melalui teknik mixology, Gede Rico berupaya mengangkat citra Arak Bali menjadi bahan utama berbagai kreasi minuman berkelas. Yang mampu bersaing di panggung internasional tanpa meninggalkan identitas budaya Bali.

Upaya tersebut diharapkan semakin memperluas pengenalan Arak Bali di pasar global. Sekaligus membuka peluang pengembangan industri minuman tradisional berbasis kearifan lokal.

Koster Sudah Saksikan Langsung Aksi Gede Rico

Sebelum memberikan dukungan secara langsung, Gubernur Wayan Koster telah menyaksikan kemampuan Gede Rico saat tampil pada acara penutupan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang digelar di Bali Beach Convention, Sanur, Denpasar, pada 28 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, bartender asal Desa Tejakula, Kabupaten Buleleng itu menampilkan atraksi meracik minuman (flair bartending) yang memadukan keterampilan, seni pertunjukan, dan inovasi dalam mengolah Arak Bali menjadi berbagai minuman premium.

Penampilannya mendapat apresiasi dari para tamu undangan serta berhasil menarik perhatian publik karena mampu mengangkat minuman tradisional Bali melalui pendekatan kreatif yang modern.

Kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan Pemerintah Provinsi Bali memberikan dukungan penuh terhadap langkah Gede Rico mengikuti kompetisi tingkat dunia.

Deretan Prestasi Internasional

Gede Rico bukan nama baru di dunia bartending internasional. Sebelum dipercaya mewakili Bali di Finlandia, ia telah mengoleksi berbagai prestasi pada sejumlah kejuaraan dunia.

Beberapa pencapaiannya antara lain:

  • Juara II World Vietnam Flair Bartender Competition 2024.
  • Juara III World Flair Bartender Competition 2024 di Thailand.
  • Juara III Atlas World Flair Bartender Competition 2025.
  • Juara II The Master World Flair Bartender Competition 2026 di Thailand.

Rangkaian prestasi tersebut menunjukkan konsistensi Gede Rico dalam bersaing di tingkat internasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu bartender muda Indonesia yang diperhitungkan di kancah global.

Dorong Talenta Muda Bali Berprestasi di Tingkat Dunia

Dukungan Gubernur Koster kepada Gede Rico juga menjadi bentuk apresiasi terhadap generasi muda Bali yang mampu mengharumkan nama daerah melalui prestasi di bidang industri kreatif dan pariwisata.

Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Pendekatan tersebut dinilai penting agar produk budaya Bali tidak hanya dikenal sebagai warisan tradisi, tetapi juga mampu berkembang menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Keikutsertaan Gede Rico di Finlandia menjadi contoh bagaimana inovasi, kreativitas, dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dalam memperkuat posisi Bali di tingkat internasional.

Dampak dan Analisis

Keikutsertaan Gede Rico Hardiana Widnyana pada Kejuaraan Bartending Internasional Finlandia 2026 memiliki makna lebih luas daripada sekadar mengikuti kompetisi. Ajang ini menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan Arak Bali kepada komunitas industri minuman dunia melalui pendekatan profesional dan kreatif.

Dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap talenta muda juga mencerminkan komitmen memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya. Jika semakin banyak produk lokal dipromosikan melalui prestasi internasional, maka citra Bali sebagai destinasi pariwisata tidak hanya bertumpu pada keindahan alam dan budaya, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia serta inovasi yang lahir dari generasi mudanya.

 

Gubernur Koster Dukung PKKMB Universitas Udayana 2026, Siap Jadi Keynote Speaker Bahas Kepemimpinan di Hadapan 7.000 Mahasiswa Baru

Shares: