DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh berbagai program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dukungan tersebut tidak hanya disampaikan dalam bentuk pernyataan politik, tetapi juga diwujudkan melalui langkah-langkah konkret Pemerintah Provinsi Bali dengan menyiapkan lahan bagi pelaksanaan sejumlah program prioritas nasional.
Program yang dimaksud meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat. Serta berbagai program strategis lainnya yang menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional pemerintahan Presiden Prabowo.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Koster sebagai klarifikasi atas beredarnya berbagai informasi di media sosial. Yang dinilai tidak menggambarkan secara utuh komitmen Pemerintah Provinsi Bali terhadap pelaksanaan program-program nasional.
Pemprov Bali Siapkan Lahan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare. Yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lahan tersebut tersebar di kabupaten dan kota se-Bali. Usulan penyediaan lahan telah disampaikan secara resmi kepada Kepala Badan Gizi Nasional pada 20 Mei 2025. Sebagai bagian dari kesiapan daerah dalam mendukung implementasi program nasional tersebut.
Langkah ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif dan menjangkau masyarakat di seluruh Bali.
Dukung Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat
Selain Program MBG, Pemerintah Provinsi Bali juga telah menyiapkan lahan lebih dari 2 hektare. Untuk pembangunan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan koperasi. Sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis desa dan kelurahan.
Sementara itu, dukungan terhadap sektor pendidikan diwujudkan melalui penyediaan lahan seluas 5,67 hektare. Untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.
Pemerintah Provinsi Bali menyebut pembangunan sekolah tersebut kini hampir rampung. Berbagai persiapan juga telah dilakukan untuk menyambut proses penerimaan peserta didik baru.
Koordinasi Intensif dengan Pemerintah Pusat dan Daerah
Gubernur Koster menjelaskan bahwa sejak awal dirinya telah menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali beserta seluruh perangkat daerah terkait agar melakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota di Bali.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, maupun Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Bali.
Langkah koordinatif itu juga dimaksudkan untuk mempercepat proses pelaksanaan program sekaligus mengatasi berbagai kebutuhan teknis di lapangan.
Koster: Pemerintah Daerah Wajib Mendukung Program Nasional
Dalam pernyataannya, Koster menegaskan bahwa dirinya memahami secara utuh sistem penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia yang menempatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai satu kesatuan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Menurutnya, kepala daerah memiliki kewajiban untuk mendukung serta melaksanakan kebijakan dan program strategis nasional yang dipimpin Presiden Republik Indonesia.
“Pemerintahan kita hanya satu, meliputi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pemerintah Daerah dan Kepala Daerah memiliki kewajiban melaksanakan kebijakan dan program strategis pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” tegas Koster.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa berbagai program prioritas nasional menjadi bagian dari agenda pembangunan yang harus disinergikan dengan kebijakan pembangunan daerah.
Luruskan Informasi yang Beredar di Media Sosial
Gubernur Koster menyampaikan bahwa penegasan tersebut perlu disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar. Mengenai sikap Pemerintah Provinsi Bali terhadap program-program prioritas pemerintah pusat.
Ia menilai masih terdapat pemberitaan maupun narasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Terkait komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Karena itu, Koster berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang utuh berdasarkan fakta sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan.
Ajak Masyarakat Sajikan Informasi yang Akurat
Pada kesempatan tersebut, Koster juga mengajak seluruh komponen masyarakat Bali, termasuk para pengguna media sosial, untuk mengedepankan informasi yang akurat, objektif, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, ruang digital harus dimanfaatkan sebagai sarana membangun optimisme dan memperkuat persatuan dalam mendukung pembangunan nasional maupun daerah.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang menyesatkan dan selalu melakukan verifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar.
“Mari kita dukung dan sukseskan bersama program strategis nasional yang dilaksanakan oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” ajaknya.
Dampak dan Analisis
Langkah Pemerintah Provinsi Bali menyediakan lahan untuk Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat menunjukkan kesiapan daerah. Dalam mendukung implementasi program prioritas pemerintah pusat. Dukungan tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Agar pelaksanaan kebijakan strategis nasional dapat berjalan efektif di tingkat lokal.
Selain mendukung peningkatan kualitas gizi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesiapan infrastruktur sejak awal juga diharapkan dapat mempercepat realisasi manfaat program bagi masyarakat Bali. Penegasan Gubernur Koster sekaligus menjadi upaya meluruskan informasi yang berkembang di ruang digital agar publik memperoleh pemahaman yang utuh mengenai komitmen Pemerintah Provinsi Bali terhadap agenda pembangunan nasional.


















