Buka Kegiatan NGIBAR, Wabup Tjok Surya Ajak Sektor Perbankan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra bersama Kepala BPS Klungkung saat membuka kegiatan NGIBAR SE2026 di Kantor BRI Semarapura.

KLUNGKUNG, InsertBali — Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, membuka kegiatan “NGIBAR” (Ngisi Bareng) Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) bagi sektor perbankan. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kantor Bank BRI Kanca Semarapura pada Senin (11/5/2026). Momen ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), dan lembaga keuangan.

Dalam sambutannya, Wabup Tjok Surya menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan enam bank besar yang berkomitmen berpartisipasi. Bank-bank tersebut meliputi BRI, BNI, BCA, Mandiri, Mandiri Taspen, dan Bank BWS. Beliau menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar rutinitas statistik belaka. Ini adalah pemetaan fundamental untuk mengetahui kekuatan ekonomi Klungkung dari skala mikro hingga besar.

“Data nasabah baik debitur maupun simpanan adalah gambaran nyata denyut ekonomi Klungkung. Oleh karena itu, partisipasi sektor perbankan dalam NGIBAR ini sangat krusial. Ini adalah investasi jangka panjang bagi pertumbuhan bisnis perbankan di masa depan,” ujar Tjok Surya. Beliau berharap sektor perbankan dapat memberikan data yang jujur dan akurat melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI).

Dengan data yang akurat, Pemerintah Daerah optimistis dapat merancang zona ekonomi prioritas. Kebijakan fiskal yang mendukung UMKM serta sektor unggulan seperti pariwisata, kelautan, dan pertanian organik juga akan lebih tepat sasaran.

Hal ini dinilai mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat di Klungkung. “Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai gerakan bersama. Dengan data yang lengkap dan akurat, Klungkung bisa melompat lebih maju,” harapnya.

Dukungan BPS dan Sosialisasi Pengisian Data

Kepala BPS Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Dirga Kardita, menyatakan bahwa dukungan lembaga keuangan sangat krusial. Kegiatan “Ngisi Bareng” ini membuktikan sinergi yang kuat dalam menyukseskan program nasional di tingkat daerah. Melalui kegiatan ini, akan dilakukan sosialisasi agar pelaku usaha perbankan tidak ragu dalam memberikan jawaban pada kuesioner sensus.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman responden mengenai pentingnya data yang faktual untuk perencanaan pembangunan. “Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memastikan setiap data yang masuk adalah data yang jujur dan berkualitas. Karena dari data yang benar, akan lahir kebijakan yang menyejahterakan masyarakat Klungkung,” pungkasnya.

Shares: