KLUNGKUNG, InsertBali — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Klungkung menindaklanjuti pelaksanaan ikrar bersama seluruh UPT Pemasyarakatan yang dilaksanakan di Lapas Kerobokan. Mereka melaksanakan razia handphone serta tes urine bagi petugas dan warga binaan. Hal ini sebagai bentuk komitmen nyata dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara menyeluruh oleh jajaran petugas Rutan Klungkung. Hasilnya tidak ditemukan adanya handphone maupun narkoba di dalam rutan. Selain itu, seluruh hasil tes urine baik petugas maupun warga binaan juga menunjukkan hasil negatif. Keberhasilan ini menjadi salah satu indikator penting yang mengantarkan Rutan Klungkung meraih predikat sebagai Rutan Bersinar dari BNN Provinsi Bali.
Adapun indikator penilaiannya meliputi tidak terdapatnya peredaran narkotika di dalam rutan. Tidak adanya keterlibatan petugas maupun warga binaan dalam kasus narkotika juga menjadi poin penting. Selain itu, penilaian mencakup pelaksanaan tes urine secara menyeluruh dengan hasil negatif. Konsistensi pelaksanaan penggeledahan dan tes urine setiap bulan juga dinilai. Serta terlaksananya program rehabilitasi bagi warga binaan kasus narkotika.
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Rutan Klungkung dalam membangun komitmen menuju lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Ia berharap komitmen tersebut dapat terus dilanjutkan. Serta komitmen tersebut akan selalu dievaluasi ke depan. Capaian ini merupakan bentuk kerja keras seluruh jajaran dalam menjaga integritas instansi.
Prestasi Membanggakan dan Motivasi bagi UPT Pemasyarakatan
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan prestasi yang membanggakan. Hal ini mengingat Rutan Klungkung menjadi salah satu dari dua UPT yang berhasil meraih penghargaan tersebut.
Sebelumnya penghargaan serupa diraih oleh Lapas Narkotika Bangli pada tahun 2022. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol. Melainkan bentuk pengakuan atas kerja nyata seluruh jajaran dalam mendukung program P4GN. Serta diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh UPT Pemasyarakatan di Bali.
Sementara itu, Kepala Rutan Klungkung, Alviantino Riski Satriyo, mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran yang berkomitmen untuk menjadikan Rutan Klungkung sebagai rutan yang bersih dari narkoba. Ia juga menyampaikan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Serta sejalan dengan program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada poin pemberantasan Narkoba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Klungkung dapat terus menjaga konsistensi dan komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.


















