GIANYAR, InsertBali — Kegiatan pelayanan kesehatan hewan yang dilaksanakan oleh UPTD Puskeswan III Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar pada hari Minggu (19/4/2026) berlangsung sukses. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Gianyar ke-225 sekaligus World Veterinary Day. Partisipasi masyarakat terpantau sangat tinggi dengan jumlah pendaftar yang membludak sejak pagi hari.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 350 ekor anjing dan kucing lokal berhasil mendapatkan vaksinasi rabies. Selain itu, sebanyak 110 ekor hewan peliharaan juga berhasil disterilisasi oleh tim medis yang bertugas. Capaian ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari para pemilik hewan di wilayah Gianyar untuk menjaga kesehatan peliharaan mereka.
Kepala UPTD Puskeswan III Gianyar, drh. I Nyoman Arya Dharma, menyampaikan informasi ini seizin Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Ir. Anak Agung Putri Ari. Beliau menyebutkan bahwa tingginya animo masyarakat terlihat dari kuota sterilisasi yang terpenuhi sepenuhnya. Bahkan, kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita terpaksa ditutup lebih awal pada pukul 15.00 Wita.
Hal tersebut dikarenakan membludaknya jumlah peserta yang hadir di lokasi kegiatan. “Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam mengendalikan populasi hewan peliharaan melalui sterilisasi. Selain itu juga menunjukkan peningkatan upaya pencegahan rabies melalui vaksinasi,” ujarnya. Kesadaran ini dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan populasi hewan di lingkungan masyarakat.
Langkah Strategis Pencegahan Rabies dan Kolaborasi Lintas Sektor
Kombinasi antara program sterilisasi dan vaksinasi dinilai menjadi langkah strategis dalam menekan laju overpopulasi hewan. Selain itu, program ini penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit zoonosis, khususnya rabies yang masih menjadi perhatian serius. Penanganan dari hulu melalui kesehatan hewan diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga.
Kegiatan pelayanan kesehatan hewan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak terkait. Di antaranya adalah tim UPTD Puskeswan III Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, PDHI, HKTI, serta Konservasi DWS Bali. Kolaborasi ini juga melibatkan Elmo Vet serta partisipasi aktif dari mahasiswa Koas Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.
Ke depan, program serupa diharapkan terus berlanjut guna memperkuat kesadaran masyarakat Gianyar secara luas. Dengan adanya pelayanan rutin, diharapkan tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan seimbang antara manusia dan hewan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif kesehatan hewan sebagai bagian dari pelayanan publik yang berkelanjutan.



















