Ni Nengah Widiasih Sabet Perunggu di Kejuaraan Asia-Oceania 2026, Harumkan Nama Bali dan Indonesia

Bangkok, Insert Bali  — Atlet para powerlifting kebanggaan Bali, Ni Nengah Widiasih, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih medali perunggu pada ajang World Para Powerlifting Asia-Oceania Open Championship 2026 yang berlangsung di Bangkok pada 7–12 April 2026.

Prestasi ini mempertegas konsistensi Widi sebagai salah satu atlet para powerlifting terbaik Indonesia di level global.

Angkatan 93 Kg Antar Widi ke Podium

Bertanding di kelas 41 kg putri, Widi berhasil mencatatkan angkatan terbaik seberat 93 kilogram pada percobaan ketiga. Hasil tersebut mengantarkannya meraih medali perunggu setelah bersaing ketat dengan atlet-atlet kuat dari berbagai negara.

Medali emas diraih oleh Zhe Cui dari China dengan angkatan 117 kg, sementara perak menjadi milik Tursynay Kabyl dari Kazakhstan dengan angkatan 99 kg.

Kontribusi untuk Indonesia

Keberhasilan Widi menjadi bagian dari pencapaian gemilang kontingen NPC Indonesia dalam kejuaraan tersebut. Secara keseluruhan, tim para powerlifting Indonesia berhasil mengoleksi total 25 medali.

Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga memperbesar peluang atlet Indonesia. Untuk tampil di ajang Asian Para Games Nagoya 2026.

Konsistensi Atlet Bali di Kancah Dunia

Prestasi Widi turut memperkuat posisi Bali sebagai salah satu daerah penyumbang atlet berprestasi di tingkat internasional. Sebelumnya, atlet panjat tebing asal Bali, Kadek Adi Asih, juga mencatatkan prestasi. Dengan meraih medali perunggu pada ajang Piala Dunia Panjat Tebing 2025.

Keberhasilan para atlet ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Bali terus menunjukkan hasil positif. Sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berprestasi di tingkat dunia.

Modal Menuju Ajang Lebih Besar

Dengan raihan ini, Ni Nengah Widiasih semakin memperkuat peluangnya untuk kembali tampil di ajang internasional bergengsi berikutnya. Termasuk Asian Para Games 2026 di Nagoya.

Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak diharapkan mampu menjaga performa atlet serta meningkatkan daya saing Indonesia di kancah olahraga disabilitas global.

Di Forum WCPP 2026 Bali, Yusril Tegaskan Konsep “Smart Justice” untuk Reformasi Sistem Hukum Modern

Shares: