Terang Ramadan untuk Warga Lumbuan, Light Up The Dream PLN Bali Timur Sambungkan Listrik Gratis bagi Keluarga Prasejahtera

Petugas PLN Bali Timur saat melakukan penyalaan listrik gratis di rumah warga prasejahtera Desa Lumbuan, Bangli.

BANGLI, InsertBali — Di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PLN kembali menebar kebahagiaan melalui program Light Up The Dream (LUTD). Program ini memberikan sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera di Desa Persiapan Lumbuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Langkah ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menyediakan akses energi yang aman dan berkeadilan.

Penyalaan listrik dilakukan untuk keluarga Ni Nengah Neca. Program nasional ini unik karena dananya bersumber dari donasi sukarela para pegawai PLN di seluruh Indonesia. Momentum Ramadan kali ini dimaknai sebagai kesempatan emas untuk berbagi terang sekaligus memperkuat pelayanan yang inklusif bagi masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Camat Susut, Dewa Putu Apriyanta, serta jajaran manajemen PLN UP3 Bali Timur dan PLN ULP Bangli. Secara umum, kondisi kelistrikan di wilayah Bangli dipastikan dalam keadaan andal. Hal ini penting untuk mendukung aktivitas ibadah dan ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan.

Pelaksana Harian Manager UP3 Bali Timur, Putu Surya Atmaja, menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata kepedulian insan PLN. Melalui sambungan resmi, masyarakat dapat menikmati listrik yang memenuhi standar keselamatan instalasi.

“Light Up The Dream adalah wujud kepedulian insan PLN untuk memastikan masyarakat prasejahtera dapat menikmati listrik secara aman dan legal. Di bulan Ramadan ini, kami ingin menghadirkan terang yang membawa harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” ujar Putu Surya Atmaja.

Apresiasi Pemerintah dan Rasa Haru Warga

Camat Susut, Dewa Putu Apriyanta, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PLN ini. Beliau menilai akses listrik sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu secara ekonomi.

Rasa haru terpancar dari Ni Nengah Neca selaku penerima manfaat. Selama ini, keterbatasan ekonomi membuatnya tidak mampu memiliki sambungan listrik sendiri.

“Terima kasih kepada PLN dan para pegawai yang sudah berdonasi. Sekarang rumah kami sudah memiliki listrik sendiri. Ini sangat membantu keluarga kami untuk aktivitas sehari-hari,” tutur Ni Nengah Neca.

Ke depan, PLN berharap sinergi dengan pemerintah daerah semakin kuat agar pelayanan kelistrikan merata hingga ke pelosok. Program ini diharapkan tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang bagi warga untuk hidup lebih produktif dan sejahtera.

Shares: