Perkembangan Penanganan Dampak Cuaca Ekstrem di Provinsi Bali Februari 2026

Update: Selasa, 24 Februari 2026 Pukul 15.30 WITA

DENPASAR – Perkembangan penanganan dampak cuaca ekstrem di Provinsi Bali terus dimonitor secara intensif menyusul peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan Bali berada pada puncak musim hujan pada Dasarian III Februari 2026.

Berdasarkan laporan resmi BPBD Provinsi Bali, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat terjadi pada 22–23 Februari 2026 dan memicu banjir, longsor, serta pohon tumbang di sejumlah wilayah.

Curah Hujan Sangat Lebat Picu Peningkatan Debit Sungai

BMKG mencatat Bali berpotensi mengalami hujan ringan hingga lebat hingga akhir Februari. Berdasarkan pengukuran lapangan:

Kategori Curah Hujan (mm/hari)

  • 0,5–20 mm: Ringan

  • 20–50 mm: Sedang

  • 50–100 mm: Lebat

  • 100–150 mm: Sangat Lebat

  • 500 mm: Ekstrem

22 Februari 2026

Beberapa wilayah mencatat curah hujan sangat lebat:

  • Ampadan: 290 mm/hari

  • Rejasa: 208 mm/hari

  • Megati: 152,5 mm/hari

  • Sanggulan: 142 mm/hari

  • Kuwum Marga: 138 mm/hari

  • Bajera: 109 mm/hari

  • Bongan: 125 mm/hari

Rata-rata: 116,5 mm/hari (Sangat Lebat)

23 Februari 2026

Hujan signifikan tercatat di antaranya:

  • Jimbaran: 133 mm/hari

  • Nusa Dua: 121 mm/hari

  • Stamet Ngurah Rai: 216,9 mm/hari

  • Peguyangan Kaja: 143 mm/hari

  • Sumerta: 175 mm/hari

  • Batu Kandik (Nusa Penida): 143 mm/hari

  • Batununggul (Nusa Penida): 124 mm/hari

Rata-rata: 120,3 mm/hari (Sangat Lebat)

Akumulasi hujan tinggi ini berkontribusi terhadap peningkatan debit sungai dan saluran drainase yang memicu banjir dan longsor di berbagai titik.

76 Titik Bencana Hidrometeorologi Tercatat

Hingga Selasa, 24 Februari 2026 pukul 15.30 WITA, BPBD mencatat 76 titik kejadian, dengan rincian:

  • 42 titik banjir

  • 5 titik tanah longsor

  • 1 titik tanggul jebol

  • 1 titik angin puting beliung

  • 23 titik pohon tumbang

  • 4 titik senderan jebol

Sebaran wilayah terdampak:

  • Kota Denpasar: 36 titik

  • Kabupaten Badung: 12 titik

  • Kabupaten Karangasem: 12 titik

  • Kabupaten Gianyar: 5 titik

  • Kabupaten Tabanan: 5 titik

  • Kabupaten Buleleng: 4 titik

  • Kabupaten Klungkung: 1 titik

  • Kabupaten Jembrana: 1 titik

Evakuasi dan Penanganan Lapangan

Tim gabungan BPBD, TNI/Polri, relawan, serta perangkat daerah melakukan berbagai upaya penanganan, antara lain:

  • Evakuasi 30 warga di Jalan Dewi Sarawati II, Seminyak

  • Evakuasi 10 warga di Jalan Gunung Athena II, Seminyak

  • Evakuasi 1 bayi dan 3 balita di Sesetan, Denpasar

  • Penanganan banjir di Legian, Sanur, dan Seminyak

  • Penanganan longsor di Pura Taman Beji, Denpasar

  • Penyedotan banjir di RS BMC

  • Pemantauan tinggi muka air Tukad Badung

Situasi Tinggi Muka Air Tukad Badung

Di kawasan Pasar Badung, sistem peringatan dini aktif akibat peningkatan debit air:

  • 03.00 WITA: Naik ±50 cm (Status Waspada)

  • 04.00 WITA: Naik ±120 cm (Status Siaga)

  • 08.24 WITA: ±120 cm (Status Siaga)

  • 09.26 WITA: Sirine kembali berbunyi (Siaga)

Fluktuasi dipengaruhi hujan di wilayah hulu. Saat ini kondisi berangsur menurun dan tetap dipantau intensif.

Dampak Sementara: 350 Warga Mengungsi

Hasil asesmen sementara mencatat:

  • 350 warga mengungsi sementara

  • Bangunan rusak/terendam: masih dalam pendataan

  • Tidak ada laporan korban jiwa hingga pukul 15.30 WITA

BPBD memastikan dampak bersifat lokal dan terkendali.

Analisis dan Imbauan BPBD Bali

Curah hujan sangat lebat selama dua hari berturut-turut menjadi faktor dominan meningkatnya debit sungai dan genangan perkotaan. Namun, BPBD juga mencatat meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terlihat dari minimnya volume sampah di lokasi terdampak banjir.

BPBD Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk:

  • Waspada terhadap banjir, longsor, dan pohon tumbang

  • Menghindari aktivitas di bantaran sungai saat hujan lebat

  • Menjaga kebersihan saluran air

  • Mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG

Pemantauan dan koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna memastikan respons cepat serta meminimalkan risiko lanjutan.

Jaga Pariwisata Bali, Gubernur Koster Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Wisman Nakal, Narkoba dan Judi Online

Shares: