Denpasar, Insert Bali– PLN bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat infrastruktur kelistrikan guna mendukung pembentukan Zona Kendaraan Listrik (ZKL) Bali pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi besar percepatan transisi energi bersih sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan berkelas dunia.
Melalui pengembangan wilayah rintisan dan penyediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, Bali diproyeksikan menjadi model nasional dalam implementasi ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.
Wilayah Rintisan Zona Kendaraan Listrik di Bali
Hingga Januari 2026, Pemprov Bali bersama PLN telah menetapkan sejumlah wilayah strategis sebagai proyek percontohan zonasi kendaraan listrik, antara lain:
Ubud
Ubud direncanakan menjadi wilayah awal penerapan pembatasan kendaraan berbahan bakar fosil. Kawasan ini diarahkan menuju transisi penuh ke kendaraan listrik guna menjaga kualitas lingkungan, mengurangi emisi karbon. Serta mendukung konsep pariwisata hijau yang sejalan dengan karakter budaya Ubud.
Nusa Penida
Nusa Penida dikembangkan sebagai pulau hijau berbasis energi terbarukan. Dukungan sistem smart microgrid memungkinkan operasional kendaraan listrik yang efisien dan berkelanjutan, sekaligus menjadi etalase inovasi energi bersih di wilayah kepulauan.
Infrastruktur Pendukung Kendaraan Listrik oleh PLN
Untuk menunjang kebijakan Zona Kendaraan Listrik Bali, PLN telah menghadirkan berbagai infrastruktur pengisian daya yang tersebar dan terintegrasi di seluruh wilayah Bali.
SPKLU Center Hayam Wuruk
PLN meresmikan SPKLU Center Hayam Wuruk di Denpasar sebagai pusat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum pertama di Bali pada akhir 2025. Fasilitas ini menjadi simbol kesiapan Bali menuju era mobilitas listrik.
Jaringan SPKLU 24 Jam
PLN UP3 Bali Utara dan unit kerja lainnya menyiagakan operasional SPKLU 24 jam. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan mobilitas pengguna kendaraan listrik. Baik wisatawan maupun masyarakat lokal.
Backbone Ekosistem Kendaraan Listrik
PLN juga memperkuat backbone ekosistem kendaraan listrik dengan menambah titik pengisian daya di destinasi wisata utama. Serta koridor perjalanan jarak jauh, mendukung Bali sebagai pusat pariwisata nasional dan internasional.
Layanan Terkini PLN untuk Pengguna Kendaraan Listrik (Januari 2026)
Pengguna kendaraan listrik di Bali kini dapat menikmati berbagai layanan terbaru melalui aplikasi PLN Mobile, antara lain:
Trip Planner
Fitur perencanaan perjalanan berbasis lokasi SPKLU terdekat, memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam mengatur rute perjalanan secara efisien.Hotline Kendaraan Listrik 24 Jam
Layanan bantuan khusus bagi pengguna EV jika mengalami kendala saat pengisian daya di SPKLU.Home Charging Services
Program diskon dan kemudahan instalasi home charging bagi pemilik mobil listrik baru, mendukung pengisian daya yang praktis dan aman di rumah.
Menuju Bali sebagai Pusat Kendaraan Listrik Nasional
Kolaborasi strategis antara PLN dan Pemprov Bali menegaskan komitmen kuat dalam mendukung transisi energi bersih. Pengurangan emisi karbon, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang terus diperkuat dan layanan digital yang semakin lengkap, Bali siap menjadi ikon Zona Kendaraan Listrik Indonesia pada 2026.
DPRD Bali Lakukan Sidak ke Desa Pancasari untuk Tangani Banjir, Ini Tanggapan dan Rekomendasinya



















