2 Unit Damkar Sukses Padamkan Kebakaran di Toko Nusa

Petugas Damkar Klungkung saat berjibaku memadamkan api yang membakar ruang penyimpanan kue di Toko Nusa Jalan Diponegoro.

KLUNGKUNG, InsertBali — Musibah kebakaran melanda sebuah tempat usaha di pusat kota Semarapura. Peristiwa ini terjadi di Toko Nusa yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kecamatan Klungkung pada Kamis (16/4/2026). Bangunan yang mengalami kebakaran tersebut diketahui milik seorang warga bernama Yuniawati yang berusia 64 tahun.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 16.00 WITA dan sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan saksi mata, Nur Rita Lutfiana, yang merupakan karyawan toko asal Desa Kamasan, kejadian bermula saat dirinya sedang beraktivitas membuat olahan kue. Sebelum api membesar, saksi mengaku mencium bau gosong yang cukup menyengat dari dalam ruangan.

Saksi kemudian berupaya mencari sumber bau tersebut untuk memastikan kondisi keamanan. Namun, ketika saksi menuju ruang tempat penyimpanan kue, ia mendapati api sudah dalam keadaan membesar dan membakar bagian ruangan tersebut. Melihat kobaran api yang mulai merembet, saksi segera berlari keluar bangunan untuk menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Pada pukul 16.05 WITA, sebanyak dua unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Klungkung tiba di tempat kejadian perkara. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman api secara intensif agar kebakaran tidak meluas ke bangunan di sekitarnya yang cukup padat.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.30 WITA setelah petugas melakukan pendinginan di area sumber api. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah). Beruntung, dalam peristiwa ini dilaporkan nihil terdapat korban jiwa maupun luka-luka.

Pihak kepolisian dari Polres Klungkung juga segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pendataan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Pengamanan dilakukan agar proses pemadaman oleh tim Damkar berjalan lancar tanpa gangguan dari kerumunan warga yang menonton.

Dugaan Penyebab Korsleting Listrik dan Sikap Pemilik Toko

Berdasarkan penyelidikan sementara, dugaan kuat penyebab kebakaran adalah akibat korsleting listrik. Hal ini diperkuat oleh keterangan saksi yang menyampaikan bahwa terdapat kipas angin di dalam kamar yang dalam keadaan menyala. Kipas tersebut digunakan untuk membantu proses pengeringan kue, ditambah adanya mesin oven kue yang juga sedang beroperasi di lokasi yang sama.

Beban listrik yang berlebih atau adanya kerusakan pada instalasi kabel diduga memicu percikan api hingga menyambar material di dalam ruangan. Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha kuliner untuk selalu memperhatikan keamanan instalasi listrik saat menggunakan peralatan elektronik dalam durasi yang lama.

Terkait dengan insiden ini, pihak korban menyatakan tidak melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke kantor polisi. Pemilik toko menerima kejadian ini sebagai musibah dan fokus pada upaya pembersihan serta perbaikan kerusakan bangunan. Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan agar kewaspadaan terhadap potensi kebakaran terus ditingkatkan di lingkungan pemukiman padat.

Shares: