Wujudkan Green Island Nusa Penida, Bupati Satria Targetkan Pilot Project Kendaraan Listrik Dimulai Tahun 2026

Bupati Klungkung I Made Satria saat menerima paparan proyek Green Island Nusa Penida dari tim INAKO.

KLUNGKUNG, InsertBali – Bupati Klungkung, I Made Satria, menerima audiensi dari Indonesia Korea (INAKO) di ruang kerjanya pada Kamis (12/2/2026). Pertemuan ini membahas hasil survei lapangan terkait proyek ambisius bertajuk “Green Island Nusa Penida”. Proyek kolaborasi antara PT INAKO dan Pemprov Bali ini menargetkan Nusa Penida menjadi pulau berbasis 100 persen energi bersih.

Perwakilan INAKO, Riniwaty Sinaga, memaparkan bahwa Nusa Penida adalah lokasi paling siap di Bali untuk transformasi elektrifikasi mobilitas. Hal ini didukung oleh karakteristik wilayah kepulauan yang terkendali dengan akses pelabuhan terbatas. Pola mobilitas wisatawan yang didominasi sistem rental menjadikannya laboratorium yang ideal untuk ekosistem kendaraan listrik.

Strategi yang direkomendasikan adalah rollout berbasis klaster atau dilakukan secara bertahap. Pendekatan ini lebih realistis dibandingkan konversi massal secara langsung. Dengan membangun kemitraan lokal, ekosistem Green Island Nusa Penida diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.

Efisiensi Energi di Medan Menantang

Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa kendaraan listrik mampu menaklukkan medan Nusa Penida yang berbukit. Selain performa mesin yang mumpuni, penggunaan kendaraan listrik terbukti memberikan penghematan biaya energi yang signifikan. Skema pengisian daya (charging) yang sederhana juga menjadi nilai plus untuk diimplementasikan di wilayah kepulauan.

INAKO merekomendasikan tahap selanjutnya berupa Flagship Program. Program percontohan ini bertujuan menguji model ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh dalam skala terbatas namun nyata. Langkah ini penting untuk memetakan kebutuhan infrastruktur pendukung sebelum dilakukan perluasan skala besar di seluruh wilayah Green Island Nusa Penida.

Bupati I Made Satria menyambut antusias inisiatif ini karena sejalan dengan visi meningkatkan kualitas pariwisata Klungkung. Beliau menegaskan bahwa citra pariwisata yang ramah lingkungan akan meningkatkan daya saing Nusa Penida di mata dunia. Percepatan realisasi menjadi fokus utama pemerintah daerah saat ini.

“Konsep besarnya menjadikan Nusa Penida sebagai green island. Ini sejalan dengan visi misi kami yakni meningkatkan kelas atau kualitas pariwisata di Nusa Penida. Saya berharap ini bisa dipercepat realisasinya. Tahun 2026 ini supaya sudah dimulai percontohan beberapa kendaraan listrik di Nusa Penida,” ujar Bupati Satria.

Dukungan penuh Pemkab Klungkung terhadap Green Island Nusa Penida diharapkan menjadi pemantik bagi sektor swasta untuk ikut berkontribusi. Dengan dimulainya pilot project pada 2026, Nusa Penida diproyeksikan menjadi pelopor destinasi wisata berbasis energi bersih di Pulau Dewata. Hal ini akan memperkuat posisi Bali sebagai pemimpin transformasi hijau di tingkat nasional.

Kepala Bappeda Klungkung, Ketut Arie Gunawan, yang turut mendampingi Bupati, akan segera mengoordinasikan aspek perencanaan teknis. Sinergi antara pemerintah, INAKO, dan pelaku usaha lokal menjadi kunci keberhasilan program ini. Melalui langkah konkret ini, masa depan pariwisata Klungkung diharapkan semakin hijau dan berkualitas tinggi.

Shares: