Polda Bali Tanam Bawang Putih Serentak di Enam Wilayah di Bali, Dorong Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional

Polda Bali Tanam Bawang Putih Serentak di Enam Wilayah di Bali, Dorong Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional

GIANYAR, InsertBali Polda Bali menggelar penanaman bawang putih secara serentak di enam wilayah di Bali, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional. Gerakan yang dilaksanakan secara serentak bersama 17 Polda di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Gubernur Bali I Wayan Koster, jajaran Forkopimda. Serta sejumlah pejabat terkait. Di Bali, penanaman bawang putih dilaksanakan di enam wilayah. Wilayah yakni Gianyar, Buleleng, Bangli, Karangasem, Tabanan, dan Badung.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy memberikan penjelasannya. Ia mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari gerakan penanaman bawang putih secara serentak. Penanaman secara serentak di seluruh Indonesia.

“Hari ini seperti kita saksikan bersama Polda Bali beserta 17 Polda yang lain di seluruh Indonesia serentak kita melakukan penanaman bawang putih, kebetulan di Polda Bali ada enam lokasi yang kita jadikan tempat untuk menanam bawang putih hari ini yaitu di wilayah Polres Gianyar di tempat ini kemudian di Buleleng, Bangli, Karangasem, Polres Tabanan dan Badung, ada enam,” ujarnya.

Target Hasil Panen Dan Keterlibatan Kelompok Tani Di Bali

Menurut Ariasandy, total lahan yang digunakan untuk penanaman bawang putih di enam wilayah tersebut mencapai 0,71 hektare.

“Yang terluas penanaman bawang putih serentak di jajaran Polda Bali ini seluruhnya total 0,71 hektare ya, seluruhnya, yang ditanam di Tampaksiring ini 0,30 hektare. Barusan tadi kita saksikan penanaman bibit bawang putih ini secara simbolis oleh Kapolda dan Forkopimda termasuk Pak Gubernur Bali,” katanya.

Polda Bali menyiapkan sebanyak satu ton bibit bawang putih untuk mendukung gerakan tersebut. Dari jumlah tersebut, 710 kilogram ditanam secara serentak. Sementara sisanya disimpan sebagai cadangan.

“Seluruh bibit yang kita sediakan sebanyak satu ton bibit, yang hari ini ditanam 710 kilogram dan sisanya sekitar 290 kilogram disimpan sebagai cadangan,” ucapnya.

Khusus di wilayah Tampaksiring, sekitar 300 kilogram bibit bawang putih ditanam. Bibit ditanam di lahan seluas 0,30 hektare. Ariasandy menyebut, hasil panen dari penanaman di Tampaksiring diproyeksikan mencapai sekitar tiga ton.

“Yang dibagi kepada enam wilayah tadi, untuk di Polres Gianyar atau di wilayah ini sekarang di Tampaksiring kita menanam sekitar 300 kilogram bibit bawang putih dengan potensi hasil panen nanti tiga ton,” jelasnya.

Sementara itu, untuk keseluruhan penanaman, Polda Bali menargetkan hasil panen. Target panen mencapai sekitar 7,1 ton dengan masa tanam kurang lebih 3,5 bulan.

“Untuk setelah penanaman ini kurang lebih 3,5 bulan diharapkan kita bisa memanen sebanyak 7,1 ton, melibatkan 92 orang kelompok tani yang terbagi dari enam kelompok tani yang mengerjakan kegiatan ini,” katanya.

Kerja Sama Bhabinkamtibmas Dan Harapan Kontribusi Produksi Bawang Putih

Menurutnya, program tersebut merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan para petani. Kerja sama untuk mengembangkan budidaya bawang putih di Bali.

“Ini merupakan hasil dari kerja sama teman-teman Bhabinkamtibmas dan Satgas Pangan Polda Bali, bersama dengan para petani untuk menggalakkan penanaman bawang putih ini secara serentak secara masif di wilayah Bali khususnya,” pungkasnya.

Polda Bali berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman secara seremonial.

Pendampingan terhadap petani diharapkan terus dilakukan hingga masa panen. Langkah sehingga hasil yang diperoleh dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi bawang putih di Bali.

Shares: