GIANYAR, InsertBali — Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan bahwa kerja sama kelembagaan tidak boleh berhenti sebatas penandatanganan dokumen. Komitmen tersebut harus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan.
Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan. Pernyataan tersebut muncul saat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar pada Kamis (12/3/2026).
“Kami ingin PKS ini bukan hanya sebatas hitam di atas putih. Namun harus ada tindak nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Hartawan dalam sambutannya. Menurutnya, kerja sama tersebut sangat penting untuk memperkuat pengawasan partisipatif. Hal ini sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai demokrasi, khususnya di tingkat desa.
Hartawan juga berharap Bawaslu Gianyar dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PMD. Fokus utamanya adalah kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas aparatur desa dan masyarakat.
“Kami berharap Bawaslu Gianyar dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PMD. Selain memperkuat sinergi kelembagaan, hal tersebut juga dapat menjadi ruang sosialisasi. Ini juga menjadi pendidikan politik kepada masyarakat di tingkat desa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gianyar, I Gede Daging, menyampaikan apresiasi atas inisiasi kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi antar lembaga menjadi kunci dalam menjaga kualitas demokrasi di wilayah Gianyar.
Persiapan Pilkades Serentak di 26 Desa
“Kami sangat mengapresiasi inisiasi dari Bawaslu Gianyar ini. Kerja sama seperti ini sangat penting agar seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga proses demokrasi yang sehat di masyarakat,” ungkap I Gede Daging.
Ia juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat sebanyak 26 desa di Kabupaten Gianyar akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Tahapannya sendiri akan dimulai pada bulan Mei ini. Oleh karena itu, sinergi dengan Bawaslu dinilai sangat strategis untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai aturan.
“Dalam waktu dekat beberapa desa di Kabupaten Gianyar akan melaksanakan pemilihan kepala desa. Kami tentu akan melibatkan Bawaslu Gianyar untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar proses demokrasi di tingkat desa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Diharapkan kolaborasi ini dapat semakin memperkuat pengawasan. Selain itu, diharapkan adanya peningkatan kesadaran demokrasi masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkades di beberapa wilayah di Kabupaten Gianyar.



















