BADUNG, InsertBali — Mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 H, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) menggelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di seluruh Indonesia. Di wilayah Bali, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menyiagakan 140 personel yang ditempatkan di sejumlah titik strategis. Hal ini bertujuan untuk memberikan respons cepat terhadap potensi kondisi darurat.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menggelar apel kesiapsiagaan personel, Alut, dan peralatan SAR pada Jumat (13/3/2026). Apel ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Siaga SAR Khusus yang akan berlangsung selama 17 hari. Kegiatan ini terhitung dari tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menyampaikan bahwa ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keamanan masyarakat. Terutama pada masa meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran. Dalam sambutan Kepala BASARNAS yang dibacakan saat apel, ditekankan kewaspadaan akan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat.
Kondisi ini diperparah dengan perkiraan cuaca BMKG yang menunjukkan curah hujan menengah hingga tinggi, serta meningkatnya ketinggian pasang air laut. “Menyikapi kondisi dan target khusus yang akan kita gelar tersebut, ada beberapa hal yang saya tekankan untuk dipedomani oleh jajaran Basarnas,” tegasnya. Adapula kebijakan yang diberlakukan kepada sektor pelaksanaan teknis Basarnas untuk tidak mengambil cuti tahunan selama siaga SAR khusus berlangsung agar tidak mengganggu layanan terhadap masyarakat.
Penempatan Personel di Titik Strategis Bali
Dalam pelaksanaannya, personel SAR ditempatkan di sejumlah posko strategis yang menjadi titik mobilitas masyarakat. Titik-titik tersebut antara lain di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Celukan Bawang, Pelabuhan Padangbai, dan Pelabuhan Benoa. Selain itu, personel juga melaksanakan mobiling pemantauan keliling di Bandara I Gusti Ngurah Rai ataupun perlintasan darat yang akan aman dilalui pemudik.
Tak luput dari pantauan yakni objek wisata di wilayah Bali. Objek wisata diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan mematuhi aturan yang berlaku.
Apabila masyarakat menemukan atau mengalami kondisi yang membahayakan jiwa manusia, diharapkan segera melaporkan kepada BASARNAS melalui Call Center 115. Laporan tersebut bertujuan agar kondisi darurat dapat segera ditindaklanjuti oleh tim SAR terdekat. Dengan pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026/1447 H, BASARNAS berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya perjalanan yang aman dan selamat.



















