GIANYAR, InsertBali — Mewakili Bupati Gianyar, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, membuka Gianyar Student Creativities (GSC) 2026. Acara yang digelar pada Rabu (1/4/2026) ini berlangsung di Open Stage Balai Budaya Gianyar.
Pembukaan tersebut didampingi oleh Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra. Kegiatan GSC ini diselenggarakan serangkaian Pekan Budaya Gianyar Tahun 2026 dan HUT Kota Gianyar Ke–255. GSC merupakan salah satu media yang tepat untuk memberikan ruang kepada seluruh siswa di Kabupaten Gianyar.
Melalui wadah ini, para siswa dan siswi dapat menyalurkan bakat serta talenta mereka secara maksimal. Pasek Lanang Sadia mengatakan bahwa Gianyar sebagai Kota Budaya tentunya memiliki siswa dengan potensi besar. Baik itu potensi di bidang seni, budaya, maupun keterampilan teknis lainnya.
“Dengan adanya Gianyar Student Creativities ini, saya berharap anak-anak kita akan mempunyai mental yang bagus. Semoga mereka semakin kreatif dan penuh inovasi dalam belajar serta berkarya,” ujar Pasek Lanang Sadia. Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mendukung kegiatan pendidikan di Kabupaten Gianyar.
Dukungan untuk Tenaga Pendidik dan SDM Berkualitas
Pasek Lanang Sadia menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga pendidik yang selalu bersungguh-sungguh membina siswa. Beliau berharap para tenaga pengajar dapat selalu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Sinergi antara tenaga pengajar dan masyarakat sangat diperlukan dalam proses pendidikan.
“Kepada masyarakat, mari kita berkolaborasi dan bergotong royong. Mari memberikan dukungan kepada para pendidik agar proses pendidikan dapat menghasilkan SDM yang berkualitas,” pungkasnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, memberikan penjelasan teknis terkait tema kegiatan tahun ini.
Tema GSC Tahun 2026 mengacu pada tema Hari Jadi Kota Gianyar ke-255, yaitu “Prasada Bhakti Ulangun”. Tema tersebut memiliki makna Kemuliaan Pesona Gianyar. Sedangkan sub tema yang diambil adalah “Kahitaning Sisya Angripta Karya Prakerti”. Maknanya adalah darma dan kewajiban siswa untuk terus bangkit berkarya di era digitalisasi.
Rangkaian Kegiatan GSC dari Pawai hingga Pameran
GSC bertujuan memberikan wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan aksi talenta dan kompetensinya. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memupuk mental dan keberanian siswa untuk tampil di depan publik. Selain itu, wawasan siswa tentang seni, sastra, budaya, dan kearifan lokal akan semakin luas.
Dalam kegiatan GSC ditampilkan ragam kreativitas dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga PKBM. “GSC diadakan sebagai bentuk apresiasi terhadap seni tari, musik, drama, sastra, maupun teknologi yang dihasilkan oleh siswa,” tegas Wayan Mawa. Acara ini juga diisi dengan Pawai Kebangsaan yang melibatkan sekitar 700 anak.
Selain pawai, GSC juga dimeriahkan dengan Pameran Hasil Karya siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Terdapat pula Lomba Cerdas Cermat, Lomba Video Pendek, hingga pertunjukan kreativitas seni dan keterampilan. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 3 April 2026 di Balai Budaya dan Alun-alun Kota Gianyar.



















