PAD Bali Tumbuh Positif, Realisasi 2025 Lampaui Target dan Target 2026 Dipatok Rp3,9 Triliun

DENPASAR , Insert Bali — Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali menunjukkan tren yang sangat positif. Pada tahun anggaran 2025, realisasi PAD Bali berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, mencerminkan membaiknya aktivitas ekonomi daerah serta efektivitas pengelolaan pendapatan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Berdasarkan data terbaru, realisasi PAD Bali tahun 2025 mencapai Rp2,84 triliun, atau 108,88 persen dari target sebesar Rp2,7 triliun. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa struktur pendapatan daerah Bali semakin solid dan berkelanjutan.

Target 2026 Naik Signifikan

Seiring tren positif tersebut, Pemerintah Provinsi Bali menetapkan target PAD tahun 2026 sebesar Rp3,9 triliun. Target ini disusun dalam kerangka APBD Provinsi Bali 2026 yang diproyeksikan mencapai total Rp5,3 triliun. Peningkatan target ini mencerminkan optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Bali, khususnya dari sektor pajak daerah dan kontribusi sektor pariwisata yang terus pulih dan berkembang.

Pajak Kendaraan dan Pajak Wisatawan Asing Jadi Andalan

Dari sisi sumber pendapatan, pajak kendaraan bermotor masih menjadi tulang punggung utama PAD Provinsi Bali. Selain itu, kontribusi dari sektor pariwisata juga semakin signifikan melalui Pajak Wisatawan Asing (PWA). Pada tahun 2025, realisasi Pajak Wisatawan Asing tercatat menembus Rp313 miliar, menunjukkan peran strategis sektor pariwisata dalam menopang keuangan daerah Bali. Penerimaan ini juga menjadi indikasi meningkatnya kunjungan wisatawan asing dan efektivitas kebijakan pungutan pariwisata berkelanjutan.

Kabupaten Badung Jadi Lokomotif

Sebagai daerah dengan aktivitas pariwisata tertinggi, Kabupaten Badung kembali mencatatkan kinerja yang sangat impresif. Hingga Desember 2025, realisasi PAD Kabupaten Badung mencapai Rp6,53 triliun. Tidak berhenti di situ, Pemerintah Kabupaten Badung bahkan menargetkan sebesar Rp10 triliun pada tahun 2027.  Menegaskan posisinya sebagai lokomotif utama pendapatan daerah di Bali.

Pertumbuhan PAD Daerah Bali Capai 7,87 Persen

Secara agregat, PAD seluruh pemerintah daerah di Bali, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, tumbuh sebesar 7,87 persen sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ini mencerminkan pemulihan ekonomi yang semakin kuat, didorong oleh sektor pariwisata, jasa, perdagangan, serta optimalisasi pajak dan retribusi daerah.

Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong penguatan basis PAD yang berkeadilan dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan Bali yang berlandaskan budaya, pariwisata berkualitas, dan kesejahteraan masyarakat. Dengan capaian ini, Bali tidak hanya menunjukkan ketahanan fiskal, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan pembangunan ke depan melalui pengelolaan keuangan daerah yang semakin mandiri dan progresif.

Sebelas Buku Karya Penulis Bali Diluncurkan di Kertha Sabha, Ibu Putri Koster Dorong Kemajuan Sastra Bali

Shares: