Ketum Sira Arya Kanuruhan Hadiri Mejaya – Jaya Pengurus Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung, Wayan Geredeg Ajak Semua Guyub

Ketum Sira Arya Kanuruhan Hadiri Mejaya - Jaya Pengurus Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung, Wayan Geredeg Ajak Semua Guyub

KLUNGKUNG, InsertBali – Ketua Umum Sira Arya Kanuruhan Pusat, I Wayan Geredeg menghadiri prosesi pengukuhan Pengurus Pura Pusat Kawitan Pangeran Tangkas Kori Agung.

Prosesi pengukuhan Pengempon/Pengurus Pusat Kawitan Pangeran Tangkas Kori Agung tersebut ditandai dengan upacara niskala, yaitu Upacara Mejaya-jaya. Yang dipimpin langsung oleh Pemangku di Pura Kawitan Pangeran Tangkas Kori Agung, Banjar Tangkas, Desa Tangkas, Kabupaten Klungkung pada Kamis (Wraspati Paing, Dukut), 22 Oktober 2026.

Adapun yang menjadi Kelihan Pura Pusat Kawitan Pangeran Tangkas Kori Agung yaitu I Gede Dastra; Wakil Kelihan,Ketut Sedana; Sekretaris, Nengah Suprapta dan I Putu Agus Sandiyasa; serta Bendahara, Made Astina.

Pengurus Pura Pusat Kawitan Pangeran Tangkas Kori Agung juga diisi oleh Penasehat. Yang di antaranya bernama Jero Mangku Kawitan, Kadek Arimbawa, Mangku Gede Yasa, Wayan Sedana, dan Mangku Ketut Sulendra.

Kehadiran I Wayan Geredeg sebagai Ketua Umum Sira Arya Kanuruhan Pusat dalam upasaksi prosesi Mejaya-Jaya tersebut diharapkan oleh seluruh umat atau pasemetonan. Untuk mampu menjadi pemimpin pemersatu yang mengayomi Tri Warga. Yaitu Arya Brangsinga, Arya Tangkas, dan Arya Pegatepan yang ada di seluruh Provinsi Bali dan Nusantara.

Pengayoman ini dilandasi dengan nilai-nilai luhur Vasudhaiva Kutumbakam, yakni menciptakan kehidupan yang harmonis serta penuh kedamaian dalam satu keluarga besar.

Imbauan Menjaga Kerukunan dan Pelestarian Adat Tradisi

Usai menyaksikan prosesi Mejaya-jaya tersebut, Ketua Umum Sira Arya Kanuruhan Pusat, I Wayan Geredeg mengajak seluruh umat atau pasemetonan/pratisentana. Beserta pengurus yang telah dikukuhkan. Untuk terus guyub di dalam menjalani pengabdian secara sakala dan niskala ring leluhur dan Ida Bhatara Kawitan.

“Ngiring pasemetonan/pratisentana sareng sami untuk selalu menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat gotong royong. Dalam menjalankan swadharma agama, sekaligus melestarikan tatanan adat istiadat, tradisi, seni budaya. Yang telah diwariskan secara turun temurun oleh leluhur kita semua. Yang berstana di Pura Kawitan Pangeran Tangkas Kori Agung,” pesan mantan Bupati Karangasem periode 2005–2015 tersebut. Dengan penuh humanis dan rasa persaudaraan sebagai pangelingsir ring Sira Arya Kanuruhan Pusat.

Shares: