KLUNGKUNG, InsertBali – SMK Pariwisata Yapparindo Klungkung kembali menggelar Graduation bagi siswa kelas XII tanpa memungut biaya dari peserta didik. Yang paling istimewa, seluruh biaya pelaksanaan kegiatan ditanggung sepenuhnya oleh Yayasan Pusat Pariwisata Indonesia (Yapparindo). Langkah ini sebagai wujud konsistensi satuan pendidikan swasta asal bumi Klungkung dari tahun ke tahun.
Pada acara ini, Yapparindo menamatkan sebanyak 447 siswa. Para siswa mengikuti langsung prosesi graduation yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, pada Sabtu (30/5/2026).
Kepala SMK Pariwisata Yapparindo Klungkung, I Wayan Dharmayasa, mengatakan bahwa kegiatan graduationmerupakan bentuk apresiasi atas perjuangan siswa selama menempuh pendidikan. Karena itu, pihak yayasan berkomitmen agar kegiatan tersebut tidak menjadi beban bagi siswa maupun orang tua.
“Sejak dulu graduation di Yapparindo tidak pernah dipungut biaya. Seluruh pembiayaan murni ditanggung yayasan sebagai bentuk penghargaan kepada siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya,” ujarnya.
Selain menjadi momen pelepasan siswa, graduation tahun ini juga menjadi bukti keberhasilan sekolah dalam menyiapkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja. Dari total 447 lulusan, sekitar 80 persen telah terserap dan bekerja di berbagai sektor industri pariwisata. Sementara itu, 20 persen lainnya memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurut Dharmayasa, tingginya angka serapan kerja tidak terlepas dari program pelatihan dan kerja sama yang dibangun sekolah. Kemitraan dirancang dengan berbagai dunia usaha dan dunia industri.
“Banyak siswa kami yang sudah mendapatkan pekerjaan sejak mengikuti program training. Bahkan sebelum lulus, mereka sudah direkrut oleh perusahaan tempat mereka menjalani praktik kerja,” katanya.
Perluasan Peluang Karier Lewat Mitra Kerja Internasional
Untuk memperluas peluang karier lulusan, SMK Pariwisata Yapparindo juga menjalin kerja sama dengan PT Sriti. Kerja sama dilakukan sebagai Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk penempatan kerja ke luar negeri.
Selain itu, sekolah juga menjalankan program kuliah sambil mengikuti job training. Program ini berjalan melalui kerja sama dengan BOSTC dan Akademi Pariwisata Indra Prasta.
“Kami terus membuka peluang seluas-luasnya bagi siswa agar motto sekolah, Express Way to Success, benar-benar dapat diwujudkan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pusat Pariwisata Indonesia (Yapparindo) Klungkung, I Ketut Mandia mengajak para lulusan untuk tidak berhenti belajar. Siswa diminta terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
Mandia berharap para alumni yang telah berhasil dapat turut membantu adik-adik kelas mereka. Bantuan dapat disalurkan melalui penyampaian informasi maupun akses peluang kerja.
“Kami berharap alumni yang sudah sukses tetap menjalin hubungan dengan sekolah. Serta ikut membantu membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk meraih kesuksesan,” tutupnya.



















