KLUNGKUNG, InsertBali — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Desa Sekartaji, Polsek Nusa Penida, Aipda I Kadek Agus Setiawan, melaksanakan pengamanan penting. Ia bersinergi dengan Babinsa Desa Sekartaji Kopda Yamin serta pecalang setempat. Kegiatan ini dilakukan pada Turnamen Bola Voli Dlundungan CUP II.
Turnamen tersebut dilaksanakan di lapangan Dusun Dlundungan, Desa Sekartaji, Nusa Penida, Klungkung pada Senin (6/4/2026). Ajang olahraga ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Hal tersebut terlihat dengan hadirnya para pendukung dari masing-masing tim yang memenuhi area lapangan.
Pada pertandingan sesi pertama, tim Cristalbay berhasil mengalahkan tim Eka Putra dengan skor telak 3-0. Sementara pada sesi kedua, pertandingan berlangsung lebih sengit antara tim PSG Sedehing melawan tim Porgas. Laga ini akhirnya dimenangkan oleh tim PSG Sedehing dengan skor tipis 3-2.
Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan turnamen berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hal ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di tengah tingginya antusiasme penonton yang hadir. Sinergi antara aparat keamanan dan unsur adat menjadi kunci kelancaran acara tersebut.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan. Hal ini dilakukan guna menciptakan rasa aman di lingkungan warga. Kehadiran aparat diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi penyelenggara maupun pengunjung.
“Kami selalu berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan. Termasuk kegiatan olahraga seperti turnamen bola voli ini,” ujar Kompol I Ketut Kesuma Jaya. Pihaknya menekankan bahwa kolaborasi di lapangan sangatlah krusial untuk menjaga kondusifitas wilayah.
Sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pecalang dinilai sangat penting untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama turnamen berlangsung. Dengan adanya pengamanan yang ketat dan persuasif, diharapkan kegiatan positif seperti olahraga ini dapat terus terlaksana dengan baik tanpa adanya kendala keamanan di wilayah Nusa Penida.



















