Jaga Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idulfitri, Bupati Satria Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dan Distribusi ke Nusa Penida

Bupati Klungkung I Made Satria saat memimpin rapat High Level Meeting TPID di Ruang Rapat Praja Mandala.

KLUNGKUNG, InsertBali — Pemerintah Kabupaten Klungkung bergerak cepat menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi menutup kegiatan High Level Meeting (HLM) TPID di Ruang Rapat Praja Mandala, Kamis (12/3/2026).

Rapat koordinasi ini menjadi langkah krusial untuk mengantisipasi potensi lonjakan inflasi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok tetap aman. Bupati I Made Satria menekankan bahwa sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat adalah kunci utama.

Guna menghadapi tantangan fluktuasi harga, Bupati Satria memberikan lima instruksi strategis kepada jajaran TPID:

  1. Optimalisasi Pasar Murah: Menyelenggarakan operasi pasar murah secara rutin menjelang Hari Raya.

  2. Kemitraan Swasta: Menggandeng perbankan, pengusaha, dan distributor lokal untuk stabilisasi harga.

  3. Pengawasan Distribusi: Monitoring stok secara berkala dan memastikan kelancaran distribusi ke wilayah terpencil.

  4. Perencanaan Terstruktur: Menyusun jadwal pemantauan harga guna mengantisipasi fluktuasi musiman.

  5. Kerja Sama Antardaerah (KAD): Memperkuat pasokan dengan menjalin kerja sama dengan daerah penghasil pangan.

Bupati Made Satria memberikan atensi serius terhadap kondisi geografis wilayah kepulauan. Ia menegaskan bahwa biaya transportasi menuju Nusa Penida tidak boleh memicu perbedaan harga yang mencolok dengan daratan.

“Tantangan kita bukan hanya faktor pasar global, tapi juga geografis. Biaya transportasi menuju Kepulauan Nusa Penida harus diperhatikan agar tidak terjadi disparitas harga yang tinggi,” tegas Bupati Made Satria.

Melalui pertemuan ini, diharapkan ketahanan pangan dapat merata di seluruh wilayah Kabupaten Klungkung. Pemerintah berkomitmen agar masyarakat dapat merayakan hari suci dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Shares: