Wujud Nyata Komitmen Kelestarian Adat, Pemkab Klungkung Serahkan Bantuan Pitra Yadnya di Kecamatan Banjarangkan

Wujud Nyata Komitmen Kelestarian Adat, Pemkab Klungkung Serahkan Bantuan Pitra Yadnya di Kecamatan Banjarangkan

KLUNGKUNG, InsertBali Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berkomitmen mendukung pelaksanaan tradisi, adat, dan budaya masyarakat. Hal itu terlihat ketika Bupati Klungkung, I Made Satria, menyerahkan secara simbolis bantuan sesajen Pitra Yadnya (Ngaben Masal). Bantuan diserahkan kepada tiga desa adat di Kecamatan Banjarangkan, Rabu (5/8).

Pada kesempatan ini, Bupati Satria didampingi Ny. Eva Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra. Adapun tiga wilayah penerima Program Swakelola Ngaben Massal Berbasis Desa Adat kali ini meliputi beberapa daerah.

Banjar Adat Pekandelan, Desa Adat Nyalian menerima bantuan sebesar Rp140 juta (28 sawa). Desa Adat Anjingan menerima sebesar Rp65 juta (13 sawa). Serta Desa Adat Lepang menerima sebesar Rp150 juta (37 sawa).

Melalui program ini, setiap sawa memperoleh alokasi bantuan sebesar Rp5 juta. Karena keterbatasan anggaran, untuk saat ini bantuan dibatasi maksimal 30 sawa per desa adat.

Meski begitu, Pemkab Klungkung terus berupaya menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah dilakukan agar ke depan seluruh sawa dapat terakomodasi tanpa pembatasan.

“Kekuatan Bali terletak pada tradisi, adat, dan budaya. Meski anggaran terbatas, Pemkab Klungkung tetap hadir untuk meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan upakara yadnya,” ujar Bupati Satria.

Dukungan kelestarian adat juga dihadirkan melalui program unggulan lain. Program seperti stimulus Dana Apresiasi Seni Budaya untuk Sekaa Truna Truni (STT). Terdapat pula layanan penerbitan akta kematian terintegrasi melalui program Pitra Bakti.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Kebudayaan Klungkung I Gusti Ngurah Made Suarba. Hadir pula Camat Banjarangkan I Made Andhi Pramarta Putra.

Shares: